Kemana Foto Wawali Palopo?

Monday, December 21, 20150 komentar

Reklame Pemkot Palopo yang terpasang di Jalan Andi Djemma.

Sore tadi, saya lewat di jalan utama Kota Palopo. Secara kebetulan mata saya tertuju ke salah satu reklame berukuran besar. Dalam billboard tersebut, terpasang ucapan selamat natal dan tahun baru 2016 oleh Pemerintah Kota Palopo.


Reklame tersebut tanpa foto Wakil Wali (Wawali) Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin. Hanya foto Wali Kota Palopo HM Judas Amir bersama Ketua TP PKK Palopo, atau sang istri, dr Hj Utiasari Judas, yang terpampang di reklame yang mengatasnamakan Pemkot Palopo tersebut.

Pemandangan seperti itu sebenarnya sudah terbilang lama. Belakangan ini, di spanduk-spanduk acara resmi pemkot, hampir semuanya sudah tanpa foto Wawali. Kalau biasanya di samping Wali Kota adalah Wakil Wali Kota, di Kota Palopo saat ini punya format sendiri.

Foto pemkot yang selalu terpampang di baliho adalah foto Wali Kota dan Ketua TP PKK. Saya tidak tau atas alasan apa sehingga belakangan ini foto Wawali sudah terganti dengan foto Ketua TP PKK. Sebagai warga Palopo, saya hanya bertanya-tanya. Karena wali kota dengan wakil wali kota dipilih satu paket.

Kalau ada yang bertanya, salahkah? atau masalahkah? Soal itu saya tidak tahu menahu. Saya hanya ingin menyampaikan fakta tanpa harus menduga-duga ada apa. Biarlah masyarakat berfantasi dan mengartikan sendiri sesuka hatinya.

Judas Amir-Akhmad Syarifuddin
Soal spanduk atau baliho tanpa foto Wawali sudah lama saya perhatikan. Sesekali saya bertanya kepada teman-teman PNS, kenapa sampai foto Wawali sudah diganti dengan foto Ketua TP PKK. Tapi kebanyakan dari mereka hanya tersenyum seribu makna. Ada juga yang menjawab dengan spekulasi.

Pemandangan seperti ini membuat orang-orang bercanda dengan sindiran, utamanya di media sosial. "Wakil Wali Kota Palopo sudah diganti? Karena fotonya di spanduk hanya wali kota dan ketua TP PKK." Pernyataan itu menurut saya, canda yang menyindir.

Belakangan ini memang, Wawali sudah jarang tampil di acara-acara pemkot. Entah karena apa. Dalam batin saya sering bertanya, ada apa? Tapi selalu dijawab dengan gosip warung kopi tentang ketidakharmonisan hubungan pemimpin kota ini. Ibarat pasangan suami-istri sudah pisah ranjang.

Sebenarnya bukan hanya tampil foto di spanduk, tapi Wawali juga sudah hampir tidak pernah menggantikan Wali Kota, jika berhalangan hadir. Biasanya wali kota diwakili Sekda atau asisten. Saya biasa hanya membatin, kemana Wawali Palopo?

Beberapa waktu lalu, saya sempat bertemu Wawali Palopo yang akrab disapa Ome, saya sempat bertanya soal gosip warung kopi tersebut. Namun ia menjawab tidak ada masalah. Meski dalam raut muka dan nada suaranya ada kesenjangan antara ucapan dan ekspresi wajah, tapi saya tak mau perpanjang.

Foto Ome lebih mudah ditemukan di angkot-angkot dan spanduk-spanduk produk swasta. Seperti spanduk motor Honda, dan kartu perdana XL. Ome mengaku, jika dirinya dijadikan model iklan di sana. Namun belakangan ini, foto-foto itu juga sudah jarang ditemukan. Foto Ome juga lebih banyak ditemukan sebagai ketua Ormas atau ketua cabang olahraga (cabor).

Soal apa masalahnya sehingga ada gosip 'pisah ranjang,' saya tidak tahu menahu. Saya hanya melihat dari luar. Saya hanya berharap, ketidakharmonisan hubungan itu (jika memang benar) tidak berdampak pada 'anak-anak' yang ada dalam rumah tangga Pemerintah Kota Palopo.

Jangan sampai penghuni rumah tangga yang bernama Palopo ini 'broken home' dan akhirnya timbul masalah. Harapan lainnya juga, semoga ada jalan untuk memperbaiki. Semoga keduanya diberi petunjuk dan dilembutkan hatinya untuk saling menerima dan memaafkan. Sehingga bisa harmonis lagi, seperti saat pengantin baru dulu.

Kalaupun ada masalah internal, menurut saya sebagai warga, masyarakat Palopo tak perlu tahu dan diberitahu. Biarlah ada sandiwara di depan publik. Layaknya orangtua yang baik, tidak akan bertengkar atau kelihatan ada masalah di depan anak dan anggota keluarga yang lain. Wallahu A'lam. (***)

Palopo, 21 Desember 2015



Share this article :

Post a Comment

 
Support : TEKAPE.co | Arsip
Copyright © 2015. Catatan Abd Rauf - All Rights Reserved
Desain by Berita Morowali Powered by Abd Rauf